Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Desember 2011

Wisata Di Bali

Sudah tidak disangsikan lagi bahwa Bali memiliki aneka ragam atraksi termasuk daerah wisata pantai, gunung, sawah bahkan desa dan penduduk dengan kebudayaan nya yang unik dan khas, tempat-tempat bersejarah dengan nuansa mistis yang kental dan tentu saja keindahan alamnya yang sangat menawan. Wisatawan asing sering memanggil Bali dengan sebutan The Land Of God atau tanahnya para Dewa.

Berikut ini adalah daftar beberapa tempat menarik yang mungkin bisa anda kunjungi :

Pantai Sanur
Obyek wisata ini terletak di Timur kota Denpasar. Di pantai Sanur dapat dinikmati pantai yang pasirnya hitam dan putih. Di pantai Sanur bisa dilakukan aktifitas watersport bagi penggemar olahraga air.
Travelers Tips :
Pantai Sanur ini relatif tenang sehingga sering disebut sebagai tempat wisatawan yang sudah berumur 50 tahun ke atas. Untuk anda yang mencari ketenangan, keindahan alam dan budaya sambil sayup-sayup mendengan musik tradisional Bali, di sinilah tempatnya.

Pantai Nusa Dua
Obyek wisata Nusa Dua merupakan daerah primadona bagi wisatawan, dengan pantai pasir putihnya, hotel berbintang 5 berderet disepanjang pantai ini. Pantai nusa dua merupakan terusan dari pantai sanur, atraksi watersport juga bisa dilakukan di sini.
Travelers Tips:
Nusa Dua merupakan pantai yang dilengkapi dengan fasilitas wisata yag lengkap. Hotel-hotel bintang lima banyak terdapat di sini, juga permainan water sport seperti fly fish, banana boat, sea walker juga terdapat di sini. Untuk anda yang mencari liburan dengan fasilitas lengkap dan tidak mempermasalahkan biaya, disinilah tempat anda menginap yang tepat.

Pantai Kuta
Pantai Kuta
Pantai Kuta memiliki ombak yang sangat disukai oleh para surfer. Kuta tidak pernah sepi pada malam harinya, live music, karaoke dll, toko dan artshop berderet disepanjang jalan di Kuta, kebanyakan menjual pernak-pernik surfing ataupun barang-barang kerajinan. Hotel berbintang juga ada disini, yang paling terkenal; Hard Rock Beach Club.
Travelers Tips:
Pantai kuta adalah pantainya anak muda, kehidupan berjalan 24 jam di tempat ini. Tepat di samping jalan Kuta terdapat jalan Legian, di sini banyak terdapat toko-toko pakaian, diskotik dan rumah makan, suasananya sangat ramai & meriah. Untuk anda yang senang berbelanja tepat di ujung jalan kuta terdapat tempat perbelanjaan Kuta Square.

Pantai Jimbaran
Mengunjungi pantai Jimbaran sebaiknya di malam hari. Pada malam hari kafe-kafe yang berjejer dipinggir pantai ini ramai dengan aktifitasnya. Disini juga bisa menyantap makanan khas laut yang langsung ditangkap nelayan, karena di sini juga terdapat pusat pelelangan ikan.
Travelers Tips:
Jimbaran adalah pantai yang romantis, sangat cocok untuk anda dengan pasangan anda atau keluarga melaksanakan makan malam sambil melihat pemandangan pantai yang diterangi oleh lampu-lampu obor. Anda tidak boleh melewatkan tempat ini.

Patung GWK (Garuda Wisnu Kencana)
Proyek milyaran rupiah ini bisa dijumpai di Ungasan, di atas bukit Jimbaran. Patung Garuda Kencana dibuat oleh seniman asli Bali Nyoman Nuarta, dengan misi menjadikannya keajaiban dunia ke 8 dan ke 2 di Indonesia. Salah satu pertunjukan yang bisa disaksikan di sini adalah Kecak.
Travelers Tips:
Ini adalah proyek setengah jadi yang tujuanya membuat patung yang ukuranya sangat besar, mungkin seperti patung liberty nya Indonesia. Sayang proyek ini sepertinya terhenti di tengah jalan.

Pura Luhur Uluwatu
Pura ini berdiri di ujung karang paling selatan pulau Bali. Pemandangannya Indah dengan samudra lautan dan sunset dari ujung tebingnya. Di Pura Luhur Uluwatu juga dilaksanakan tarian kecak setiap malam. Kombiasi sunset dan tarian kecak menjadi suguhan tontonan yang tak terlupakan.
Travelers Tips:
Berhati-hatilah dengan barang bawaan anda seperti kacamata, tas dan lainya, karenabinatang kera / monyet yang banyak terdapat di tempat ini sering jahil dengan bencuri barang dari pengunjung untuk dijadikan mainan. Anda juga harus berhati-hati karena Pura Uluwatu terletak di samping jurang yang sangat dalam.

Batubulan
Batubulan merupakan tempat pertunjukan Barong. Terdapat sekitar 5 tempat pementasan baring di daerah Batubulan.

Pasar Sukawati
Ini adalah pasar tradisional yang menjajakan aneka kerajinan dan souvenir. Pasar tradisional ini terletak di Kabupaten Gianyar dan sangat terkenal di Bali maupun luar Bali. Barang-barang yang dijual berupa baju kemeja, T-shirt, sarung pantai yang disablon dengan gambar seni Bali, lukisan, dan barang kerajinan tangan.

Ubud
Ubud sangat terkenal dengan daerah seninya, karena merupakan tempat belajar menari, melukis, mematung kayu atau batu. Di lokasi ini banyak terdapat terdapat sanggar seni dimana wisatawan bisa ikut berlatih seperti memainkan instrumen khas Bali dan menari Bali.

Kintamani
Obyek wisata dengan pemandangan yang indah, danau Batur di Penelokan dan pemandangan gunung Batur. Berada di kintamani seperti berada di atas gunung dengan pemandangan ke bawah berupa danau Batur. Di sekitarnya terdapat rumah-rumah makan tempat anda menikmati makanan sambil melihat pemandangan.

Besakih
Pura Besakih merupakan Pura Hindu terbesar di pulau Bali. Pura ini dibangun dengan sangat megah untuk bersembahyang melakukan pemujaan Dewa Brahma Wisnu Siwa.

Goa Gajah
Goa ini dahulunya merupakan tempat petapaan. Di luar area Goa terdapat patung Ganeca dan permandian penduduk desa berupa pancuran yang masih digunakan sampai sekarang.

Pura Tanah Lot
Pura Tanah Lot merupakan pura paling terkenal di Bali dan sepertinya sudah menjadi ikon pulau Bali. Keunikan pura ini adalah letaknya yang ditengah laut, sehingga apabila laut sedang pasang anda tidak akan bisa mendekat, tetapi apabila air laut sedang surut anda bisa menyebrang dan melihat salah satu keunikanya yaitu pura ini ini dijaga oleh 2 ular berwarna hitam dan putih yang tiap hari kelihatan didampingi oleh pemangkunya.

Pura Taman Ayun
Ciri khas Pura Taman Ayun dikelilingi oleh kolam yang digunakan untuk mengitari pura oleh dayang-dayang dengan perahu kecil. Namun sekarang dipakai untuk kolam pemancingan.

Candi Dasa
Pantai berpasir putih ini mulai terkenal sebagai alternatif dari pantai Kuta yang sudah dirasa terlalu ramai dan kotor. Candi Dasa terletak di sebelah timur pulau Bali.

Celuk
Merupakan pusat kerajinan emas dan perak di pulau Bali. Di sini anda bisa melihat proses pembuatan kerajinan perak dan temtu saja dapat membelinya langsung.

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, 09 Desember 2011

Bali

Kalau pada zaman Romawi orang melakukan perjalanan wisata karena kebutuhan praktis, dambaan ingin tahu dan dorongan keagamaan, maka pada zaman Hindu di Nusantara / Indonesia khususnya di Bali telah terjadi pula perjalanan wisata karena dorongan keagamaan. Perjalanan Rsi Markandiya sekitar abad 8 dari Jawa ke Bali, telah melakukan perjalanan wisata dengan membawa misi-misi keagamaan. 

Demikian pula Empu Kuturan yang mengembangkan konsep Tri Sakti di Bali datang sekitar abad 11 kemudian Dang Hyang Nirartha (Pedanda Sakti Wawu Rawuh) pada abad ke 16 datang ke Bali sebagai misi keagamaan dengan titik berat pada konsep Upacara. Perjalanan wisata internasional di Bali telah dimulai pada permulaan abad 20 dimana sebelumnya bahwa Bali diketemukan oleh orang Belanda tahun 1579 yaitu oleh ekspedisi (Cornellis de Houtman) dalam perjalanannya mengelilingi dunia untuk mencari rempah-rempah lalu sampai di Indonesia. 

Dari Pulau Jawa misi tersebut berlayar menuju ke Timur dan dari kejauhan terlihatlah sebuah pulau yang merimbun. Dikiranya pulau tersebut menghasilkan rempah-rempah. Setelah mereka mendarat, mereka tidak menemukan rempah-rempah. Hanya sebuah kehidupan dengan kebudayaannya yang menurut pandangan mereka sangat unik, tidak pernah dijumpai di tempat lain yang dikunjungi selama mereka mengelilingi dunia, alamnya sangat indah dan mempunyai magnet/daya tarik tersendiri. Pulau ini oleh penduduknya dinamakan Bali. Inilah yang mereka laporkan kepada Raja Belanda pada waktu itu. 
Kemudian pada tahun 1920 mulailah wisatawan dari Eropa datang ke Bali. Hal ini terjadi berkat dari kapal-kapal dagang Belanda yaitu KPM (Koninklijke Paketcart Maatsckapy) yang dalam usahanya mencari rempah-rempah ke Indonesia dan juga agar kapal-kapal tersebut mendapat penumpang dalam perjalanannya ke Indonesia lalu mereka memperkenalkan Bali di Eropa sebagai (the Island of God). 

Tari Pendet


Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang", meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius. Pencipta/koreografer bentuk modern tari ini adalah I Wayan Rindi (? - 1967).

Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, pemangkus pria dan wanita, dewasa maupun gadis.

Tarian ini diajarkan sekedar dengan mengikuti gerakan dan jarang dilakukan di banjar-banjar. Para gadis muda mengikuti gerakan dari para wanita yang lebih senior yang mengerti tanggung jawab mereka dalam memberikan contoh yang baik.

Tari putri ini memiliki pola gerak yang lebih dinamis daripada Tari Rejang yang dibawakan secara berkelompok atau berpasangan. Biasanya ditampilkan setelah Tari Rejang di halaman pura dan biasanya menghadap ke arah suci (pelinggih) dengan mengenakan pakaian upacara dan masing-masing penari membawa sangku, kendi, cawan, dan perlengkapan sesajen lainnya.Tari Pendet termasuk dalam jenis tarian wali, yaitu tarian Bali yang dipentaskan khusus untuk keperluan upacara keagamaan. Tarian ini diciptakan oleh seniman tari Bali, I Nyoman Kaler, pada tahun 1970-an.

[+/-] Selengkapnya...